Tampilkan postingan dengan label catatan pribadi kang kung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label catatan pribadi kang kung. Tampilkan semua postingan

Konsultasi Bahan Pengawet Pangan

Written By VisiOn Center on Sabtu, 18 Januari 2014 | 08.23

Penggunaan bahan pengawet maupun bahan aditif lainnya sudah diatur oleh pemerintah dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia No.38 Tahun 2013 Tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Antioksidan. Ada jenis bahan pengawet yang oleh pemerintah diizinkan untuk digunakan karena dianggap aman. Ada juga bahan pengawet yang meskipun dikatakan aman, tetapi penggunaannya diatur sesuai dengan jumlah yang diperbolehkan (Acceptable daily intake), seperti natrium benzoat, kalium sorbat, dll. Maksudnya, ada angka maksimum dalam penggunaannya. Juga ada bahan pengawet yang tergolong dilarang digunakan untuk makanan, seperti formalin dan boraks.

Undang-undang No.07 tahun 1996 dan PP No. 28/2004 secara tegas sebenarnya telah mengancam pelaku-pelaku usaha yang dengan sengaja menggunakan bahan yang dilarang dalam makanan dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun dan denda 600 juta rupiah.

Untuk para pengusaha atau yang akan mendirikan usaha pengolahan makanan dan ingin mengetahui jenis bahan pengawet (bahan tambahan makanan / BTM) yang sebaiknya digunakan atau informasi batas maksimum penggunaannya pada produk makanan, Bapak/Ibu dapat menghubungi

ERTU S
Phone (HP): 085310135381
Email: easy4test@yahoo.com

Download Gratis:
Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia No.38 Tahun 2013 Tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Antioksidan
08.23 | 0 komentar | Read More

Menjadi Kepala Semut Atau Ekor Gajah? - SANDIAGA SALAHUDDIN UNO

Written By VisiOn Center on Minggu, 04 November 2012 | 01.15

APAKAH mudah menjadi pengusaha? Bagi saya, awal berbisnis adalah survival mode. Betul-betul terpaksa karena terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Ada krisis tahun 1998 yang menyebabkan saya kehilangan pekerjaan, sementara saya harus bertahan dan menghidupi keluarga baru saya.

Waktu itu ada dua pilihan. Mencari pekerjaan baru atau berbisnis sendiri. Saya putuskan berbisnis sendiri.

Enam bulan pertama, boleh dibilang nyaris tanpa order. Klien nol. Hampir putus asa. Sampai terpikir, apakah benar pilihan saya menjadi pengusaha? Jangan-jangan memang mental saya lebih cocok menjadi karyawan.

Dalam situasi ini, orang tua menasihati saya agar berani dan pantang menyerah. Harus sabar dan tekun memang. Alhamdulillah, perlu empat tahun agar bisnis ini memasuki fase titik balik ke arah positif.

Sering saya ditanya, apa dan bagaimana memulai usaha? Kunci wirausaha adalah entrepreneurship. Ini berkaitan dengan sikap mental.

Pertama, umumnya orang enggan menjadi pengusaha karena takut bangkrut, takut tertipu dan lain-lain. Intinya takut akan risiko. Padahal risiko bukan barang asing bagi kita. Semua perbuatan mengandung risiko. Menyeberang jalan misalnya, berisiko tertabrak mobil.

Namun risiko bisa ditekan dengan manajemen yang baik. Jika kita tidak sanggup menanggung bisnis berisiko besar, pilih saja bisnis yang lebih kecil risikonya. Jadi, mulailah dari yang kecil.

Kedua, jangan takut kekurangan modal, selama Anda punya kreativitas. Modal memang penting tapi ini bukan segalanya. Lazim berlaku di kalangan pedagang, menjual cash tetapi membeli dari pemasok dengan bayar di belakang.

Jadi, tidak ada modal uang di sini.

Ide kreatif lebih berguna menjalankan bisnis. Uang berapa pun cepat atau lambat habis jika tidak memiliki ide. Sementara kekuatan ide bisnis akan mengundang uang dengan sendirinya.

Ketiga, berani memulai. Makin cepat akan makin baik. Ibarat sebuah antrean, yang lebih dulu akan mendapatkan kesempatan lebih dulu. Jika selalu ragu-ragu, kita tidak akan pernah memulai dan tidak tahu apakah akan berhasil atau gagal.

Kalaupun di tengah perjalanan ada kegagalan, itu hal wajar. Anggap saja hal itu ongkos belajar. Lebih baik kita gagal di awal daripada gagal di akhir.

Bahkan seringkali yang tadinya kita anggap sebagai kegagalan, ternyata menjadi keberuntungan kita di kemudian hari. Sebab, kegagalan di awal menghindarkan kita dari kerugian yang lebih besar di belakang hari.

Keempat, mengubah mindset atau pola pikir. Think like an entrepreneur. Seorang pengusaha melihat kendala dan krisis sebagai peluang. Jika mindset ini sudah terbangun, kita akan memiliki banyak akal, kreatif, inovatif, berpikir tidak linier, dan mudah mengambil keputusan.

Ketika orang-orang perkotaan memiliki waktu terbatas untuk mencuci, seorang pengusaha mendirikan usaha laundry.

Contoh lain, saya melihat jumlah penumpang di bandara semakin padat. Ini pertanda ekonomi kita makin bagus. Permintaan terhadap jasa angkutan udara juga meningkat. Bisnis penerbangan tentu punya prospek bagus. Makanya, kami berani masuk ke Mandala Airlines.

Ada sebuah pameo, lebih baik menjadi kepala semut daripada ekor gajah. Dengan menjadi pengusaha, kita menjadi kepala, bukan sebatas ekor. Apakah kemudian badan kita besar atau kecil, tentu tergantung bagaimana kita mengelolanya. | sumber: kontan.co.id
01.15 | 0 komentar | Read More

Hati-hatilah..!!

Written By VisiOn Center on Selasa, 23 Oktober 2012 | 00.59

Saudaraku... hati-hatilah..!! Tiap kalimat, tiap gerak dan bahkan tiap prasangka kita akan menghasilkan efeknya.. Alam raya tersatukan dalam jalinan tali-temali yang rumit yang menyatukan tiap diri dan tiap makhluk di jagat raya ini...

Pikiran kita, kalimat kita, prasangka kita pada hakekatnya mercusuar yang akan menyuarakan apa isi pesan yang tersalurkan dari pikiran kita, kalimat kita, bahkan perasaan kita. dan SEMUA YANG SEJENIS AKAN BERKAWAN DENGAN YANG SEJENIS, semua yang meratap akan berkumpul dengan orang-orang yang meratap, siapa yang bersungguh-sungguh akan bertemu dengan orang-orang yang bersungguh-sungguh, semua yang berharap sukses akan ditautkan dengan orang-orang yang berjuang dan meraih sukses, juga.. semua yang tersisihkan dan meratapi hidupnya juga akan berkumpul dengan sekawanannya sampai akhirnya mereka sama-sama bilang, "memang nasib kita ditakdirkan malang... malangnya nasib kita.."

Jadi harus seperti apakah kita dg pikiran serta prasangka kita..??


00.59 | 0 komentar | Read More

Pantaskah Kita Mengeluh..??

Kawanku... manusia dilahirkan bebas dan akan tetap bebas sampai kapan pun... kebebasan yang juga tidak bebas karena ada tanggung-jawab yang ikut melekat dalam hak kebebasan yang kita miliki... Mau seperti apa... mau dengan jalan apa... semua terserah kita dengan tetap memperhatikan kewajiban yang melekat di bahu kita....

Jika kau merasa terbelenggu oleh masalah... coba cermati... adakah manusia hidup tanpa masalah..?? Selama nafas masih ada maka manusia akan selalu dihinggapi masalah sebagai ajang pendewasaannya...

Mudah untuk bilang syukur saat kita merasa mendapatkan anugerah... tapi pernahkan kita bersyukur saat kita mendapatkan masalah..?? pernahkan kita tersenyum saat masalah menderu menimpa kita..??

Masalah adalah juga sebuah karunia... karunia untuk manusia yang ingin menjadi lebih baik lagi... karena pada hakikatnya, masalah diwujudkan karena TUHAN menginginkan seseorang untuk naik lagi ke tingkatan kedewasaan dan kearifan yang lebih tinggi lagi... PANTASKAH LALU KITA MENGELUH...???
00.47 | 0 komentar | Read More

Gundahku

Written By VisiOn Center on Minggu, 20 Mei 2012 | 01.09

Gundah gulana merangsek dada dan sanubari ini... sampai saat ini masih saja aku merasa tidak bisa memberikan manfaat maksimal buat yang lain...

Mungkin juga salah memaksakan alur kehendak-Nya, tapi gundah di hati ini tidak bisa dipungkiri, semakin lama semakin tambah besar seiring melihat kondisi lingkungan dan banyaknya masyarakat yang semakin terdesak keadaan. Aku sudah S2 tapi lantas apa yang bisa aku perbuat...??

Makanya aku tanya sama si ADIL... mudah2an ada info yang dapat aku tangkap...

Aku sampai saat ini percaya, ada pergerakan sebagian putra bangsa yang ingin merubah kondisi pertiwi... benar atau tidak aku tidak tahu... yang jelas aku ingin ikut di dalamnya untuk ikut membantu menyelesaikan sebagian perkerjaan yang mungkin dapat aku lakukan, meskipun aku tahu aku bukanlah orang yang benar juga...

ah... tidak tahu juga... inilah... hal yang sangat membingungkan dan semakin mendesak perasaan dan membuat sesak seisi ruang dada ini...


Potret sebagian anak bangsa yang perlu untuk diperhatikan di dibantu untuk dapat berdikari memenuhi kebutuhan sendiri... siapa akan menolong mereka...??

01.09 | 0 komentar | Read More

Ibadah Mudah Bisnis Barokah

Written By VisiOn Center on Sabtu, 28 Januari 2012 | 08.16

KAMI merupakan mitra PT Arminareka Perdana yang merupakan perusahaan perjalanan umroh dan haji TERBESAR KE-2 di Indonesia. PT Arminareka Perdana adalah perusahaan penyelenggara haji dan umroh sejak Mei 2008 YANG TELAH BANYAK DIPERCAYA KARENA MUTU DAN LAYANANNYA.

DP Murah, DP Umroh 3.5 Juta sedangkan DP Haji Plus 5 Juta, PERCAYAKAN PADA KAMI dan anda juga akan mendapatkan,
  1. Souvenir Menarik ( Baju koko atau Mukena )
  2. Mendapat Voucher Umroh senilai US$350 atau Haji Plus senilai US$500. Voucher ini sbg pengurang biaya Keberangkatan, berlaku selamanya tanpa batas waktu dan dapat dipindahtangankan
  3. Punya Hak Usaha, setiap mereferensikan Calon Jamaah Umroh Anda mendapat Rp. 1.5 Juta atau untuk referensi Haji Plus Anda mendapat 2.5 Juta
  4. Keanggotaan Seumur Hidup sebagai Agen Biro Umroh/Haji Armina
  5. Fasilitas Hotel Bintang 4 dan 5
  6. Anda yang Menentukan kapan Berangkat Umroh / Haji
  7. Dengan Menjalankan Hak Usaha, Anda bisa Umroh / Haji secara GRATIS
BURUAN.. PENAWARAN TERBATAS..!! Daftarkan diri anda untuk RENCANA IBADAH HAJI ANDA hanya dengan DP Murah, DP Umroh 3.5 Juta sedangkan Haji Plus 5 Juta..!!

Berikut merupakan langkah pendaftaran paket Umroh Arminareka Perdana:

1. Mengisi Formulir Pendaftaran Umroh/ Haji Plus atau dengan mengirimkan data diri ANda ke email saya di r.riyanto76@gmail.com

2. Menyetor sebesar
  • Rp 3.500.000 untuk Uang Muka (Dp) Umroh atau
  •  Rp 5.000.000 untuk Uang Muka (Dp) Haji Plus
3. Transfer ke salah satu bank pendukung PT Arminareka Perdana berikut ini,
  • BANK MANDIRI - 156.000.1408.550
  • BANK CENTRAL ASIA (BCA) - 751-0172-820
  • BANK SYARIAH MANDIRI (BSM) - 06900 38383
  • BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) - 0528-01-000088-30-3
  • BANK NEGARA INDONESIA (BNI) - 0147 752 748
Setiap jamaah dilarang menitipkan pembayaran Uang Muka (DP) maupun pelunasan Haji Plus & Umrah kepada perorangan, agen dan perwakilan

4. Menyerahkan Scan KTP, Bukti Transfer, dan Foto Berwarna (1/2 badan) dan Data Diri ke email r.riyanto76@gmail.comKonfirmasi sms pembayaran bisa ke 085310135381 atau 081318692556

5. Pelunasan biaya Umroh 1 bulan sebelum keberangkatan & menyerahkan dokumen yang diperlukan seperti pasport asli, kartu vaksin maningitis asli, dan data lain yang diperlukan. Souvenir Pendaftaran jamaah dikirim paling lambat 2 minggu setelah mentransfer Uang Muka (Dp) Umroh, dan Perlengkapan Umroh seperti travel bag (koper) dan perlengkapan lainnya, akan dikirim setelah pelunasan.
.
CONTOH DATA DIRI YANG HARUS DIKIRIMKAN (bisa via email r.riyanto76@gmail.com)

Nama Lengkap: RUDI RIYANTO

Tempat/Tgl Lahir: Brebes, 11 Oktober 1976

Jenis Kelamin: Laki-laki

No. KTP: 3329081110760006

Pekerjaan: PNS (Pegawai Negeri Sipil)

Alamat: Kantor Perikanan (BBP4BKP), Jl. KS Tubun Petamburan VI, Jakarta Pusat (10260)

Kota: Jakarta Pusat

Kode Pos: 10260

Agama: Islam

Email: r.riyanto76@gmail.com

Tlp. Rumah: 081318692556, 085310135381

HP: 081318692556, 085310135381

Baju Koko Ukuran : S/M/L/XL (Kalau Laki-laki)

Mukena ukuran : S/M/L/XL (Kalau Perempuan)

Ahli Waris: Yasmin Aulia Maharani (anak 1) atau Azka Nurul Hafizah (Anak 2)

Hubungan dengan ahli waris: Anak Kandung

No Rekening : BNI an. Rudi Riyanto 0171718050


I N F O   L A N J U T   H U B U N G I

RUDI RIYANTO, MSc.
E mail : r.riyanto76@gmail.com
Phone : 08131869256, 085310135381
Facebook : www.facebook.com/mazroed

ABOUT AUTHOR:

Rudi Riyanto is a researcher at Research and Development Center for Marine and Fisheries Product Processing and Biotechnology (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk Kelautan dan Perikanan/ BBP4BKP) with a focus on food safety fishery products specifically for chemical food safety. Already resulted several patents related to food safety particularly rapid test (test kit) equipment design. Rudi Riyanto also made consulting services in particular the use of food additives preservatives as one of the guiding service of food safety, especially in the field of fisheries products.

Research and Development Center for Marine and Fisheries Product Processing and Biotechnology (BBP4KP) is the research center belonging government to make a product from fisheries and marine material. Many research is doing there include food product and nonfood product.
The term fish processing refers to the processes associated with fish and fish products between the time fish are caught or harvested, and the time the final product is delivered to the customer. Although the term refers specifically to fish, in practice it is extended to cover any aquatic organisms harvested for commercial purposes, whether caught in wild fisheries or harvested from aquaculture or fish farming.

Fish processing research on BBP4BKP can be subdivided into fish handling, which is the preliminary processing of raw fish, and the manufacture of fish products. Another natural subdivision is into primary processing involved in the filleting and freezing of fresh fish for onward distribution to fresh fish retail and catering outlets, and the secondary processing that produces chilled, frozen and canned products for the retail and catering trades.
08.16 | 0 komentar | Read More